Pedihnya hidup yang sangat menyenangkan itu
Ku terjaga pada saat malam hari yang gelap, dada ini serasa sesak bagai tertindih beban yang sangat berat badan terasa kaku, mata terasa sulit tuk dibuka, pelahan-lahan kukuasai kelopak mata, lalu kubuka mata dan melihat sekeliling. mereka melihatku, ku ingin menyapa mereka tapi tak kuasa tuk menggerakkan mulut ini, kaki pun tak bisa beranjak dari kasur itu, badan serasa kaku, melihat sekeliling ku dengan mata yang sayup, telah banyak orang-orang, papa, mama, adik, nenek, kakek, teman, semua bahkan orang yang tidak aku kenal sekali pun, aku berusaha mengenali wajah mereka satu persatu. mereka menangis, sampai disitu aku belum sadar, apa yang terjadi sebenarnya, aku bertanya "ada apakah gerangan ini kenapa kalian bersedih?" tak ada satu orang pun menjawab, setelah aku bisa menguasai diriku aku bangun dari tidur ini ditengah orang-orang, lalu aku melihat nya satu persatu, betapa kaget nya ternyata bukan jasad ini yang yang bangun dari peraduannya melain kan diri ku yang lain. a...