di sore ini Joyo memutuskan untuk singgah di suatu desa dan akan melanjutkan perjalananan ke esokan harinya, dengan lagak kebingungan Joyo melongok kesana kemari hendak mencari sesuatu, dan akhir nya melintas seorang lelaki setengah baya, tampak sebuah clurit di tangan kanannya serta tas keranjang terbuat dari rotan di tangan kirinya dan menghampiri Joyo. cari apa yah mas sapa sang lelaki tersebut, raut Joyo langsung tersenyum dan segera mengutarakan uneg-uneg nya ke lelaki itu. nama saya Joyo pak, saya hendak ke desa Gulita raut muka lelaki itu langsung berubah, alisnya berkerut dan matanya seakan menatap tajam ke arah Joyo, nama saya Parjo, ada maksud apa Kisanak Joyo hendak ke desa gulita, tidak ada apa-apa kok pak, saya hanya ingin jalan-jalan ke sana, tetapi karena sekarang sudah sore, saya hendak mencari tempat penginapan, karena tidak mungkin melanjutkan perjalanan ini di malam hari. pak parjo tiba-tiba menoleh dan mengacungkan telunjuk nya ke arah selatan, lalu mema...