Posts

Showing posts from December, 2015

Cloning Hardisk di Fedora

Image
Cloning tentu saja membuat pekerjaan instalasi beberapa PC menjadi lebih mudah dan cepat, tetapi Cloning justru menjadi biang kerok jika master yang akan di cloning mengandung kesalahan atau error yang akan mengakibatkan menular ke semua slave cloning nya… trick cloning yang baik adalah sangat mudah, yaitu buatlah master cloning sebaik mungkin, kalau bisa se perfect mungkin tanpa error, karena hal ini dapat membuat kita krepotan sendiri, swer deh .. … okeh lanjuttt… langkah nya seperti berikut .. 1. Pastikan komputer master telah di instal fedora dengan benar ( jangan memaksakan kehendak dengan fedora wehehehe yang lain juga bisa kok) 2. matikan komputer yang akan di jadikan pc cloning nya 3. pasang hardisk ke kabel IDE (Asumsi HDD nya adalah ATA, jika mengunakan SATA sama saja kok) 4. nyalakan fedora nya lalu login sebagai root, asumsi lagi … master berada di /dev/hda sedangkan slave nya di /dev/hdb , jika menggunakan sata bisanya master nya adalah /dev/sda dan slave nya /dev/sdb 5....

Nongkrong pagi di lelong

Image
Hari ini masih suasana subuh Makassar di guyur hujan deras, karena mendapatkan tugas negara mencari ikan buat dagangan #KapurungAMANDA pas hujan reda saya berlomba tuk memastikan tidak kehujanan sesampainya di paotere. Saya selalu suka dengan suasana pagi di paotere, aroma laut, ayir ikan dan sudah tentu mengamati kapal-kapal yang sandar berjajar rapih memindahkan keranjang ikan ke dermaga lelong paotere, sambil mengamati ikan-ikan yang menjadi incaran saya pagi ini. "Woi... Cakalang mahal" salah satu pemindai ikan berteriak, saya pun mencoba interaksi dengan beberapa pedagang ikan "kenapa kurang ikan daeng?" sambil mengamati ikan yang mereka pindai itu, "Kencan ombaT bos, saingang ikan basar semua" tampak jelas memang lelong kali itu di dominasi oleh ikan-ikan besar, yah saya pun menepi dan menunggu di posisi yang biasa dimana ikan yang saya cari nongkrong. Sekitar sejam akhirnya ikan itu turun juga dari kapal, sayapun langsung menanyakan dan bernegosiasi...

Kurang serius pengelolaan pelabuhan siwa

Image
Perjalanan ke siwa bukanlah perjalanan yang pertama tetapi masuk ke plabuhan siwa adalah kali pertama, suasana pelabuhan yang gersang menunjukkan bahwa pelabuhan ini kurang terurus Tepat jam 8 pagi, kami sampai dipelabuhan ini, di dalam kabin mobil kami hanya berempat, bapak dan ibuku, saya dan anakku yang masih berumur 4 tahun, saya sedikit sekilas mengamati sejak dari luar sebelum masuk pelabuhan ada beberapa tatanan ruko yang sudah tidak lanjut bangun, mungkin saat pelabuhan itu dipromosikan warga yang ingin berinvest kesana terlalu menggebu dan pada akhirnya ternyata pelabuhan tak terurus dengan baik dan sedikitnya kapal yang beroperasi disana, disana terdapat pasar kecil dengan lapak yang lumayan banyak hanya ada satu kendala yaitu tempat buang air besar dan kecil, ada satu mesjid (mushola) yang dibuat bisnis wc umum masuk akal lah dan bukan masalah buat saya karena mengingat air bersih di wilayah pelabuhan sangat susah, kencing Rp.3.000, Bab Rp.5.000 Mandi Rp.10.000 kalau tidak s...

Kesamaan budaya Tolaki di Nusantara dan Dunia

Sebelum suku Tolaki mengenal Islam, mereka telah mengenal tuhan dan menyebutnya sebagai Ombu (yang disembah) Ombu di percaya sebagai pencipta alam raya dengan segala isinya baik yang hidup maupun yang mati dipercaya berada diatas langit, sehingga tak asing jika dalam berdoa orang tua dulu sering menengadahkan kepala ke langit dan mengucapkan "poeheno sangia urano lahuene" . Kepercayaan kuno masyarakat Tolaki bahwa semua jenis benda yang dapat diraba, dilihat dan dirasa, mempunyai "Sanggoleo" atau roh. Maka setiap roh itu dapat menjelma menjadi suatu bentuk serta dapat mempunyai sifat yang sama dengan sifat manusia. Roh yang dalam bahasa Tolaki di sebut "Sangia" diambil dari kata "sanghiang" Ada beberapa jenis kepercayaan kuno dalam masyarakat Tolaki diantaranya adalah kepercayaan kepada Dewa Poyang Ama (Dewa laki-laki) dan Dewa Poyang Ina (Dewa Perempuan), bisa juga seorang ayah dan Ibu dianggap sebagai Dewa dan menganggap sebagai pencipta man...

Tolaki Masyarakat Nomaden yang handal

Tolaki adalah suku yang berada di Sulawesi Tenggara . yang banyak di jumpai di Kendari dan Konawe. Kerajaan Konawe merupakan cikal bakal berkembangnya Suku Tolaki yang pada jaman dahulu kala masyarakat Tolaki pada umumnya adalah masyarakat nomaden yang handal, mereka hidup dari hasil berburu, yang dilaksanakan secara gotong-royong. Makanan khas suku tolaki berbahan dasar sagu yang merupakan budaya turun temurun, yang hingga saat ini masih dapat diperoleh asli dari alam. Masakan asli Suku Tolaki sebelum mereka mengenal bercocok tanam adalah sagu yang telah di sajikan dan di ramu sedemikian rupa yang bernama Sinonggi . Sungai yang besar dan terpanjang di Kendari bernama Sungai Konawe yang membelah daerah ini dari barat sampai ke selatan menuju ke selat kendari merupakan sumber air utama untuk irigasi pengairan sawah dan ladang Salah satu Raja Konawe yang terkenal adalah Haluoleo yang berarti delapan hari . Masyarakat Kendari percaya bahwa garis keturunan mereka berasal dari daerah Yun...

Analisa cepat seorang dokter

Image
Sore ini saya ke dokter dikarenakan sakit, kalau tidak sakit mungkin saya ke mall HAH... (ko gambar) tepat nya kesebuah klinik di sekitaran jalan cumi-cumi tetanggan dengan jalan sunu, sudah 2 hari demam, tenggorokan sakit, kepala pening, badan menggigil, tapi tidak flu. Nah di atas ini adalah oleh-oleh dari dokter, semoga lekas sembuh kata dokter. Berbicara akan penyakit yang umum biasanya dokter cukup bertanya mengenai gejala apa yang diderita pasien, bahkan tanpa menyentuh pasien pun dokter sudah tau apa obatnya, sama seperti sore ini dokter menginterogasi saya mengenai klausal yang saya derita, saya menceritakan mengenai obat apa yang sudah saya konsumsi, apa yang saya rasakan, bagaimana kondisi terakhir saya dan wus..wus... resep pun jadi, ekspres pokok nya. Saya pernah bercerita kepada seorang dokter, mengenai bagai mana mereka bisa dengan cepat mendeteksi dan mengindikasikan penyakit yang diderita oleh pasien mereka, sang dokter pun menjelaskan, kami dikedokteran di ajarkan berb...

Anakku menempuh jarak 1000km

Perjalanan jauh memang mengasikkan apa lagi mengitari daratan, karena laut dan udara membuat saya galau akan kedalaman dan ketinggian, melintasi trans sulawesi selatan dan tenggara menempuh jarak 1000km lebih, bertolak dari jalan A.P. Pettarani sekitar jam 1:30 dini hari memasuki tol reformasi sampai ke maros sampai ke siwa, tujuan awalnya adalah mengejar kapal jam 2 siang, sesampai nya dipelabuhan siwa masih pagi sekitar jam 8 pagi, di dalam mobil kami hanya berempat, bapak dan ibuku, saya dan anakku yang masih berumur 4 tahun, sungguh alot dan bikin sakit hati sebenarnya di pelabuhan siwa itu, kami sudah reservasi dengan urutan nomer 10, pas jam 2 teng muncul jadwal keberangkatan bahwa mobil yang kami kendarai berada di urutan 14 artinya kami harus menunggu kapal berikutnya lagi, bagai mana tidak bikin gondog, ibu ku yang sedikit tempramen padahal aslinya ibuku itu sosok ibu yang yang paling saya sayangi dan baik hati walau saya sudah punya anak tiga tetap saja dia menganggap saya an...